Pelatihan Adat Angku-Angku Niniak Mamak di Nagari Kambang: Peran Serta Niniak Mamak dalam Rangka Membangun Nagari
(22/11) Kambang – Dalam upaya untuk melestarikan dan memperkuat peran adat dalam kehidupan masyarakat, Nagari Kambang, Kabupaten Pesisir Selatan, menggelar pelatihan adat bagi para niniak mamak setempat. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu, Tanggal 9-10 November 2024, di Kantor Bersama KAN Nagari Kambang yang diikuti oleh puluhan niniak mamak, yang merupakan pemangku adat dalam masyarakat Minangkabau, serta tokoh masyarakat di Nagari Kambang.
Pelatihan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman niniak mamak terhadap berbagai aspek adat, seperti penyelesaian sengketa, tradisi, pelaksanaan tata cara adat yang berlaku serta peran serta ninik mamak dalam membangun Nagari di Nagari Kambang. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas niniak mamak dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka sebagai pemimpin adat yang dihormati oleh masyarakat.
Materi pelatihan mencakup berbagai topik penting, antara lain prinsip dasar adat Minangkabau, tata cara dalam penyelesaian sengketa adat, peran niniak mamak dalam menjaga keharmonisan masyarakat, serta pentingnya melibatkan generasi muda dalam pelestarian tradisi. Narasumber dalam pelatihan ini adalah beberapa tokoh adat senior dari Minangkabau yang memiliki pengalaman panjang dalam bidang adat dan budaya yaitu Angku Dr. Yulizal Yunus Dt. Rajo Bagindo, Angku Rahma Dianto, RA. Rajo Bagindo Sati, dan Angku Nursal Miyet Manjo Dirajo.
Salah satu peserta pelatihan, Dt. Rajo Alam, mengatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat untuk memperkuat kapasitasnya sebagai niniak mamak. "Sebagai niniak mamak, kami memiliki peran yang sangat besar dalam menjaga keseimbangan sosial di masyarakat. Dengan pelatihan ini, kami berharap dapat lebih bijaksana dalam mengambil keputusan dan menjaga keharmonisan antarwarga," ujarnya.
Wali Nagari Kambang, Nisrita Juniva, SE. M.Si dalam sambutannya juga mengapresiasi pelaksanaan pelatihan ini. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau sebagai landasan kehidupan masyarakat. "Nagari Kambang sangat menjunjung tinggi adat dan tradisi. Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam kepada niniak mamak, sehingga mereka dapat menjadi panutan yang baik dalam masyarakat," katanya.
Pelatihan ini berlangsung selama dua hari dan diakhiri dengan diskusi kelompok serta simulasi penyelesaian sengketa adat. Para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan hasil dari pelatihan ini dalam kehidupan sehari-hari, serta menyebarkan pengetahuan yang didapat kepada generasi muda agar adat Minangkabau tetap lestari di masa depan.
Sebagai nagari yang kaya akan tradisi, Nagari Kambang terus berkomitmen untuk memperkuat peran adat dalam membangun masyarakat yang adil, sejahtera, dan penuh kedamaian. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata untuk memastikan bahwa nilai-nilai budaya yang telah diwariskan turun temurun tetap terjaga dengan baik. (F-knd)
Nagari Kambang Siap Gelar Pilwana: Panitia dan Pengawas Resmi Dilantik
Rembuk Stunting Nagari Kambang: Wujud Komitmen Bersama Atasi Stunting Menuju Indonesia Emas
Menuju Provinsi: BUMNag Kambang Maju Bersama Siap Harumkan Nagari di Lomba BUMDes/ BUMNag Sumbar Tahun 2025
"DARI SOSIALISASI KE AKSI: KOPERASI DESA MERAH PUTIH NAGARI KAMBANG SIAP MELAJU"
Pelatihan Fotografi dan Videografi Tingkatkan Kompetensi Literasi Digital Masyarakat di Nagari Kambang
"Monitoring dan Evaluasi PUSDAING DTT KEMENDES RI di RKDD Nagari Kambang: "Keberhasilan Capaian Indikator Kinerja pada Program Desa Cerdas Fase II"
NAGARI KAMBANG MENGIKUTI PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS PERANGKAT NAGARI, DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN SISTEM INFORMASI BERBASIS DIGITAL
KAMBANG DI HANTAM BANJIR MENJELANG MALAM
PEMERINTAH NAGARI KAMBANG IKUT SERTA UPACARA HARI KEMERDEKAAN INDONESIA